Desainer Grafis

Halo teman-teman, apa kabar? pada kesempatan kali ini, caraguna akan membahas sedikit tentang salah satu topik yang lumayan disukai oleh banyak orang, apalagi kalau bukan desainer grafis dan bagaimana prospek kerja nya di masa yang akan datang.

Apa itu desain grafis?

Berbicara masalah desain grafis tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kalian. Desain grafis adalah proses mengombinasikan tipografi, ilustrasi, fotografi dan cetak untuk tujuan persuasif (mengajak), serta memberikan informasi atau perintah. Desain grafis itu sendiri juga dikenal dengan “desain komunikasi visual”.

Sehingga desainer grafis adalah orang yang berprofesi dalam pembuatan desain grafis yang mampu memberikan informasi sesuai target audien yang ingin ditujukan.

Pada masa sekarang ini, desain grafis sudah berkembang sangat pesat mengingat saat ini sudah zaman era digital. Dimana segala hal dilakukan dengan bantuan teknologi.

Desain grafis juga sering dikategorikan kedalam bidang komersil karena mampu membentuk sebuah paduan antara seni rupa dan komunikasi yang mengarah ke bisnis.

Jika anda ingin menjadi seorang desainer grafis, maka anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini.

a. Menentukan konsep desain

Untuk membuat sebuah desain, seorang desainer harus mampu memahami konsep desain yang ingin dibuat. Dengan konsep yang matang, maka akan menghasilkan desain yang lebih berkualitas dan lebih profesional.

b. Tipe desain

Setelah menentukan konsep desain, maka anda juga perlu menentukan jenis atau tipe desain apa yang ingin kalian buat. Tipe desain itu sendiri antara lain desain grafis, user interface, desain pemasaran/periklanan, publikasi, motion grafis, dan masih banyak lagi.

Baca juga :  10 Buku Yang Wajib Kamu Baca Saat Memulai Bisnis Startup

c. Kerangka desain

Kerangka desain atau wireframe adalah sebuah teknik yang berfungsi untuk mempermudah kalian dalam membuat desain. Kerangka ini biasanya berbentuk file mentah yang biasanya berbentuk coretan-coretan atau sketch. Dan jangan lupa untuk menyesuaikan kerangka desain dengan keinginan client.

d. Guideline

Guideline merupakan sebuah ukuran atau patokan seorang desainer yang biasanya berisi kode-kode warna, jenis font, ukuran font, ikon, dan sejenisnya tergantung tipe desain apa yang akan dibuat.

e. Mockup

Tahap selanjutnya yaitu membuat sebuah mockup. Mockup adalah sebuah bentuk realistis dari sebuah karya digital, bertujuan untuk pemanis atau menjadi contoh nyata bagaimana sebuah karya digital bekerja, sebelum benar – benar dicetak, biasanya untuk klien atau calon klien dan bertujuan untuk presentasi sebuah karya.

Gunakan wireframe dan Guideline sebagai acuan untuk membuat desain mockup anda. Dalam tahap ini, barulah sebuah desain bisa de kerjakan secara menyeluruh baik dari kerangka, penyusunan, hingga perwanaan dan penyelesaian

Prospek kerja sebagai seorang desainer grafis

Sebagai seorang desainer grafis, anda dituntut untuk mampu menguasai skill komunikasi yang baik, keterampilan konseptual dan kreatif, serta hasrat untuk meneliti industri, organisasi, dan kompetitif.

Poin penting untuk membangun karir sebagai seorang desainer grafis adalah personal branding. Dimana anda mampu mempromosikan diri anda sebagai seseoran yang profesional dihadapan sebuah industri dunia kerja. Hal ini bisa anda lakukan dengan memperbanyak portofolio.

Berikut ini adalah beberapa prospek kerja yang memiliki peluang besar bagi seorang desainer grafis :

1. Desainer grafis dalam bidang periklanan

Desainer grafis yang bergerak pada bidang periklanan atau advertising memiliki peran penting dalam perkembangan bisnis sebuah perusahaan.

Konsep desain yang dibutuhkan harus sesuai dengan tema produk. Selain itu, seorang desainer harus mampu menarik perhatian dari customer melalui desain yang mereka buat.

Baca juga :  Apa Itu CEO? Bagaimana Tugas, Kriteria, dan Cara Menjadi CEO?

Langkah yang harus dilakukan mulai dari mencari ide untuk mengkomunikasikan pesan dari iklan yang akan dibuatm proses eksekusi visual, hingga proses penempatan iklan yang cocok.

Desainer grafis dalam bidang periklanan harus kreatif, berfiki out of the box, mampu menemukan hal-hal kecil yang bermakna, paham akan tren yang masa kini yang sesuai dengan target advertising.

2. Desainer grafis di perusahaan game

Selain advertising atau periklanan, profesi seorang desainer grafis juga dibutuhkan di dalam perusahaan game. Pekerjaan desainer grafis pada bidang ini yaitu penyedia kebutuhan gambar, desain user interface game, gambar ilustrasi untuk marketing, logo, icon,karakter, dan masih banyak lagi.

Desainer grafis game dituntut untuk memahami alur dari permainan game sehingga mampu mengetahui style yang cocok untuk game tersebut. Referensi dengan bermain game sangat penting untuk mengetahui desain tren masa kini.

3. Desainer grafis pada perusahaan software house

Software house adalah sebuah perusaan yang bergerak dalam manajemen dan pembuatan software berdasarkan kebutuhan klien. Desainer grafis dibutuhkan untuk membuat desain interface yang cocok untuk software yang sedang dikembangkan.

Desain yang baik dapat meningkatkan kualitas aplikasi maupun website segingga membuat nyaman(user friendly) pengguna. Desainer grafis pada bidang ini biasanya harus mengetahui koding yang berhubungan dengan desain seperti html, css, dan javascript.

4. Desainer grafis di production house

Jika anda tertarik dengan animasi, editing video, motion graphics maka kalian bisa bekerja pada bidang ini. Ada beberapa perusahaan khusus yang memang bergerak dibidang pembuatan film dan juga membutuhkan kemampua editing dan animasi.

5. Desain grafis di branding consultan

Branding merupakan sebuah hal yang lumrah untuk seorang desainer grafis. Tugas seorang desainer branding pada bidang ini yaitu bertanggung jawab dalam membranding sebuah perusahaan baru atau brand baru dengan lingkup pembuatan desain dan logo, packaging, maskot, company profil, dan kebutuhan branding lainnya.

Baca juga :  Jangan Salah, Ternyata ini Perbedaan Programmer dan Developer

Selain itu, desainer grafis branding konsultan harus memahami konsep dasar desain seperti palet warna, logo, tipografi, dan gambar yang cocok untuk mewakili kepribadian brandnya.

6. Desainer grafis di perusahaan media masa

Peranan desainer grafis juga dibutuhkan dalam perusahaan media masa. hal ini dikarenakan aspek visual sangatlah penting dalam menunjang informasi yang akan dipublikasikan ke media masa.

Prospek kerja di bidang media masa ini terbilang cukup luas. Karena, anda bisa memilih bekerja di media masa yang sesuai dengan minat seperti di media cetak, elektronik, maupun media daring (online).

Penutup

Jika kamu tertarik dengan pekerjaan seorang desainer grafis, maka kamu harus membangun karir mulai dari sekarang, tentukan tujuan kerja kamu setelah melihat prospek kerja diatas.

Potensi desainer grafis untuk masa yang akan datang semakin tinggi mengingat perkembangan teknologi digital saat ini sudah sangat pesat apalagi kita sudah berada pada era industri 4.0.

Anda juga bisa mendapatkan pekerjaan secara bebas atau freelancer. Sehingga kamu dapat bekerja tanpa terikat dengan perusahaan. Banyak situs yang menawarkan jasa freelance seperti fiver, project.co.id, sribuakncer, dan masih banyak lagi.

Cukup sekian yang dapat caraguna sampaikan pada kesempatan kali ini tentang prospek kerja desainer grafis. Jika ada yang ingin ditanyakan atau ingin menyampaikan sesuatu, silahkan komen pada kolom komentar dibawah.

Apakah Artikel Diatas Bermanfaat?

Kasih rating dong kak 😀

Average rating 1 / 5. Jumlah vote: 1

Masih belum ada yang rate nih!

5 thoughts on “Mau Jadi Desainer Grafis? Kenali Prospek Kerjanya Berikut ini”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Caraguna

Gudang Teknologi Informasi

Saturday, Jan 22, 2022