Pemrograman berorientasi objek

Pada kesempatan kali ini, mimin caraguna akan membahas sedikit mengenai topik yang berhubungan dengan logika. Yap, apalagi kalau bukan pemrograman. Apasih yang kalian pikirkan saat mendengar kata pemrograman? pasti tidak jauh dengan yang namanya kode, baik berupa angka, huruf maupun simbol-simbol aneh. Untuk mengetahui lebih jelasnya, baca terus artikel ini sampai habis ya.

Apa itu Pemrograman?

Arti program menurut KBBI yaitu urutan perintah yang diberikan pada komputer untuk membuat fungsi atau tugas tertentu. Sedangkan, Definisi pemrograman menurut wikipedia yaitu proses menulis, menguji, dan memperbaiki(debug), dan memelihara kode yang membangun suatu program komputer. Jadi, pemrograman adalah proses menentukan serangkaian instruksi yang dikerjakan untuk melakukan suatu fungsi spesifik pada komputer.

Pemrograman itu sendiri pada dasarnya terbagi menjadi beberapa jenis. Yaitu pemrograman untuk sistem operasi, aplikasi(dekstop/mobile), web, dan pemrograman game. Setiap jenis pemrograman dapat menggunakan berbagai bahasa pemrograman. Contohnya seperti java, phyton, ruby, php, javascript, dan masih banyak lagi. Untuk saat ini bahasa pemrograman yang masih banyak diminati di seluruh dunia menurut survey stackoverflow yaitu phyton, javascript, dan java.

Pemrograman Berbasis Objek

Setelah kalian mengetahui apa itu pemrograman, saatnya kita membahas salah satu sub materi pemrograman, yaitu pemrograman berbasis objek. OOP (Object Oriented Programming) adalah suatu bentuk pemrograman yang direpresentasikan dalam sebuah objek yang dapat berisi data dimana memiliki fungsi/prosedur atau dikenal juga sebagai method(tingkah laku). OOP juga dikenal sebagai teknik pemrograman modern yang lebih efisien dan paling banyak digunakan.

Baca juga :  Pilih Mana Windows, MAC, Linux? Gausah Bingung, Yuk Cek Perbedaannya!

Model data berorientasi objek dapat membuat struktur program kita menjadi lebih rapi dan efektif untuk data dalam jumlah besar dan kompleks, serta memiliki kemudahan dalam mengubah program atau memelihara apabila terjadi bug/error. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.

Apasih keunggulan pemrograman berorientasi objek?

Kelebihan dari pemrograman berorientasi objek ini sangat berguna bagi anda seorang programmer, developer maupun software enginering. Berikut kelebihan yang disuguhkan model OOP ini :

  1. Modifikasi sistem dapat dilakukan tanpa melibatkan banyak modul,
  2. Proses maintenance lebih mudah meskipun data dalam jumlah yang besar dan kompleks,
  3. Dapat mempercepat penyelesaian program, karna didukung banyak library objek,
  4. Menghemat memory, mengurangi biaya yang dibutuhkan.
  5. Kualitas software yang dihasilkan sangat baik.

Jenis OOP dalam beberapa bahasa pemrograman

  • Bahasa OOP Murni adalah sebuah bahasa yang mengharuskan program ditulis hanya berupa object saja. Contoh – Eifel, Smaltalk, Ruby, Jade dan lain-lain.
  • Bahasa OOP Hybrid adalah bahasa yang dirancang untuk pemrograman object dengan beberapa elemen procedural.
  • Bahasa OOP Hybrid dalam Web sama seperti Bahasa OOP Hybrid, yang berbeda hanyalah, konsep ini sering digunakan dalam pemrograman Web.

Istilah dalam pemrograman berorientasi objek

Pemrograman berorientasi objek ini didukung oleh banyak sekali bahasa pemrograman. Antara lain : PHP, Java, Pyhton, Ruby, C++, Delphi, C#, NET, Perl. Selain itu setiap bahasa pemrograman menginisiali OOP ini berbeda-beda, namun memiliki arti dan konsep yang sama. berikut beberapa istilah dalam bahasa pemrogrman berorientasi objek.

  1. Class adalah blueprint dari object. Sebuah class berisi kode-kode yang menjelaskan bagaimana sebuah object akan berperilaku dan berinteraksi satu sama lain.
  2. Method adalah fungsi atau perilaku yang ada didalam class. Contoh dalam dunia nyata seperti objek yang kita amati adalah pohon, maka methodnya yaitu fotosintesis.
  3. Property yaitu variable yang dideklarasikan di dalam sebuah class, tetapi tidak berada di dalam fungsi atau method dari suatu class.
  4. Object merupakan bagian dari program yang didalam nya terdapat variabel dan method yang saling terhubung.
  5. Overloading adalah pemisalan dalam sebuah class. Contoh : class motor terdapat method berjalan, dan class mobil juga terdapat method yang sama.
  6. Abstraksi yaitu kemampuan sebuah program dalam melewati aspek informasi yang diproses olehnya, yaitu kemampuan untuk memfokus pada inti program.
  7. Enkapsulasi adalah sebuah metode untuk mengatur struktur class dengan cara menyembunyikan alur kerja dari class tersebut.
  8. Polimorfisme adalah konsep dimana terdapat banyak class yang memiliki signature method yang sama.
  9. Inheritas (pewarisan), konsep inheritas mempunyai fungsi mengatur polimorfise dan enkapsulasi dengan mengizinkan objek didefinisikan dan diciptakan dengan jenis khusus dari objek yang sudah ada. Objek-objek ini dapat membagi dan memperluas perilaku mereka tanpa mengimplementasikan perilaku tersebut.
  10. Dan masih banyak lagi.
Baca juga :  Apa Itu Cloud Computing, Cara Kerja, dan Fungsinya

Contoh penerapan OOP pada objek dunia nyata

Penerapan oop pada objek dunia nyata (manusia)

Misalkan kita ambil contoh pada tubuh manusia. Dari gambar diatas dapat kita ketahui bahwa :

  • Class : Terdiri dari beberapa objek seperti tangan, kaki, kepala, dan lain sebagainya yang merupakan komponen dari tubuh manusia itu sendiri.
  • Attribute private : Atribut yang tidak diizinkan untuk diperlihatkan. yaitu darah, sel, tulang.
  • Method : Merupakan perilaku atau aktifitas dari objek, contohnya memukul, berjalan,menunduk , dan lain sebagainya. penulisan dari method seperti pada gambar diatas “main()”.
  • Enkapsulasi : Perbedaan dari beberapa method tersebutlah untuk tujuan adanya enkapsulasi.

Itulah pembahasan mengenai pemrograman berbasis objek yang dapat mimin share. Materi OOP ini biasanya diberikan saat kelas pemrograman dasar. Kita dilatih untuk membuat program yang terstruktur, prosedural,dan efektif. Meskipun hal ini terlihat sederhana namun sangat berpengaruh besar terhadap kompleksitas data nantinya. Cukup sekian, semoga dapat bermanfaat bagi anda semua. Jika ada yang ingin ditanyakan atau ada yang ingin disampaikan, silahkan komen pada kolom komentar dibawah.

Apakah Artikel Diatas Bermanfaat?

Kasih rating dong kak 😀

Average rating / 5. Jumlah vote:

Masih belum ada yang rate nih!

7 thoughts on “Konsep Dasar Pemrograman Berorientasi Objek (OOP), Berikut Penjelasan Lengkapnya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Caraguna

Segala Cara Yang Berguna

Thursday, Aug 13, 2020