Sistem pakar certainty factor

Perhitungan Certainty Factor – halo teman-teman, pada kesempatan kali ini saya ingin sharing seputar perhitungan dari metode certainty factor yang akan membantu anda untuk menentukan sebuah konklusi atau keputusan dalam suatu permasalahan yang tidak pasti. Contoh perhitungan yang akan saya gunakan berikut ini mengambil studi kasus sistem pakar identifikasi penyakit pada tanaman tembakau. Selain itu, studi kasus tersebut juga merupakan topik skripsi yang saya angkat.

Sebelum menuju ke contoh perhitungan, alangkah baiknya kita pelajari dulu apa itu sistem pakar dan certainty factor.

Apa itu sistem pakar?

Menurut Kusuma dewi (2003), sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia kedalam komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang dilakukan oleh para ahli. Sedangkan menurut Efraim Turban (2001), pakar (expert) adalah orang yang memiliki pengetahuan khusus, penilaian, dan keterampilan untuk menerapkan pengetahuannya dalam memberikan saran atau solusi yang baik serta mampu memecahkan suatu permasalahan yang kompleks berdasarkan suatu ruang lingkup yang sempit.

Pengertian Certainty Factor

Certainty Factor atau faktor kepastian diperkenalkan pertama kali pada tahun 1975 oleh shortliffe buchanan. Certainty factor adalah suatu metode untuk membuktikan apakah suatu fakta itu pasti ataukah tidak pasti. Metode ini sangat cocok untuk sistem pakar yang mendiagnosis sesuatu yang belum pasti.

Menurut Prihatini (2011), faktor kepastian kepastian yang diisikan oleh pakar bersama aturan dalam kepercayaan pakar terhadap hubungan antara antecedent dan consequent pada aturan kaidah produksi faktor kepastian yang diisikan oleh pengguna untuk menunjukkan besarnya kepercayaan terhadap keberadaan masing-masing elemen dalam antecedent.

Certainty Factor (CF) didefinisikan sebagai berikut:

Baca juga :  Apa Itu Docker? Kenali 8 Kelebihan dari Docker Berikut

CF [H, E] = MB [H, E] – MD [H, E]

Dengan:

  • CF [H, E] = Faktor kepastian dari hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala E. Besarnya CF antara -1 sampai dengan 1. Nilai -1 menunjukkan ketidakpercayaan mutlak, sedangkan nilai 1 menunjukkan kepercayaan mutlak.
  • MB [H, E] = Ukuran kenaikan kepercayaan terhadap hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala E.
  • MB [H, E] = Ukuran kenaikan ketidak percayaan terhadap hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala E.

Cara kerja sistem pakar identifikasi penyakit tanaman tembakau ini yaitu pengguna memilih gejala yang muncul lalu sistem akan melakukan perhitungan untuk membantu mendiagnosa penyakit yang sedang diderita oleh tanaman tembakau tersebut.

Perhitungan dilakukan dengan mengolah input dari user dengan memasukkan berat serangan gejala (1-100%), kemudian dilakukan penentuan rule, CF kombinasi masing-masing rules, CF gabungan dilanjutkan pengambilan keputusan.

Contoh Perhitungan Certainty Factor Untuk Identifikasi Penyakit Tanaman Tembakau

Sistem pakar certainty factor

Pada contoh berikut ini, pengguna memilih empat gejala dengan masing-masing nilai berat serangan yaitu gejala 1 : daun mendadak layu seperti disiram air panas (98%), gejala 2 : Bercak daun cokelat kehitaman agak basah (65%), gejala 3 : bercak berwarna hijau kelabu kotor (80%), dan gejala 4 : Jika pangkal batang dibelah, empulur mengering (80%).

Tabel 1. Input gejala oleh user atau pengguna

Kode GejalaNama GejalaInput User (%)
L01Daun mendadak layu seperti disiram air panas98
L02Bercak daun cokelat kehitaman agak basah65
L03Bercak berwarna hijau kelabu kotor80
L04Jika pangkal batang dibelah, empulur mengering80

Selanjutnya dilakukan perhitungan certainty factor dengan mengkombinasikan CF User yang didapat dengan CF Pakar yang merupakan nilai yang di dapat dari kepercayaan pakar setiap rule. Sistem akan membagi nilai bobot yang diberikan oleh user dengan angka 100 karena penggunaan metode Certainty Factor range bobot yang dapat dipilih yaitu antara 0 sampai dengan 1.

Baca juga :  Mengenal Redux, Belajar Manajemen State dan Kelebihannya

CF kombinasi didapatkan dengan mengalikan CF User dan CF Pakar. Sedangkan untuk gejala yang tidak terpilih, sistem akan secara otomatis memberikan nilai 0.

Tabel 2. Perhitungan CF kombinasi

Kode gejalaNama gejalaCF PakarCF UserCF Kombinasi
L01Daun mendadak layu seperti disiram air panas0,20,980,196
L02Bercak daun cokelat kehitaman agak basah0,60,650,39
L03Bercak berwarna hijau kelabu kotor0,80,800,64
L04Jika pangkal batang dibelah empulur mengering10,800,80
B05Daun layu sebagian0,20,300,06
B06Tulang dan tepi daun menguning0,40,000,00
B07Daun mengering dan menjadi seperti selaput0,60,000,00
B08Terjadi pembusukan pada pangkal batang0,80,000,00
B09Keluar lendir putih kotor bila pangkal batang dipotong10,000,00
K10Daun muda tampak berkerut dan mengeriting0,20,000,00
K11Tepi daun melengkung keatas0,60,000,00
K12Tulang daun bengkok dan menebal0,80,000,00
K13Daun muda tampak berkerut dan mengeriting10,000,00
M14Bercak berwarna kuning0,20,000,00
M15Daun mempunyai gambaran mosaik (belang) terutama pada daun muda0,40,000,00
M16Tulang daun lebih jernih dan ada gambaran mosaik0,60,000,00
M17Pertumbuhan terhambat dan ada gambaran mosaik10,000,00

Berdasarkan nilai CF Kombinasi pada tabel 2, ditentukan nilai CF gabungan dari setiap rules dengan menggunakan rumus sebagai berikut.

CFgabungan (CF1, CF2) = CF1 + CF2 – (CF1 * CF2)

CF Gabungan untuk Penyakit Lanas:

  1. CFgabungan (L01, L02) = 0,196 + 0,39 – (0,196 * 0,39) = 0,586 – 0,07644 = 0,50956
  2. CF Gabungan (old, L03) = 0,50956 + 0,64 – (0,50956 * 0,64) = 1,14956 – 0,3261184 = 0,8234416
  3. CF Gabungan (old, L04) = 0,8234416 + 0,8 – (0,8234416 * 0,8) = 1,6234416 – 0,65875 = 0,96468
Baca juga :  Definisi VGA, Jenis dan Fungsinya Yang Perlu Kamu Ketahui

Selanjutnya, untuk mendapatkan nilai persentase identifikasi penyakit tanaman tembakau, dilakukan perhitungan CF Gabungan * 100%. Sehingga sistem akan memberikan informasi persentase identifikasi penyakit lanas sebesar 96,46%.

Hasil sistem pakar metode certainty factor

Perhitungan certainty factor dalam bentuk excel dapat anda unduh pada link dibawah ini :
Download Perhitungan Excel

Itulah penjelasan tentang contoh perhitungan certainty factor yang diterapkan pada sistem pakar yang dapat caraguna share. Jika ada yang masih kurang jelas terkait perhitungan diatas, silahkan kita diskusikan di kolom komentar.

Apakah Artikel Diatas Bermanfaat?

Kasih rating dong kak 😀

Average rating 3 / 5. Jumlah vote: 3

Masih belum ada yang rate nih!

One thought on “Contoh Perhitungan Certainty Factor Pada Sistem Pakar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Caraguna

Gudang Teknologi Informasi

Thursday, Nov 26, 2020