Apa itu server

Kenapa harus pakai server – dewasa ini, kebutuhan perusahaan dalam mengembangkan sektor bisnisnya, selalu mengandalkan teknologi untuk meningkatkan nilai produktifitas dan pemasaran. Baik itu dalam lingkup besar maupun dalam lingkup kecil. Bahkan, hampir dapat dipastikan kebanyakan perusahaan memiliki sistem IT yang menggunakan teknologi internet untuk menjalankan operasional bisnisnya.

Dalam pemanfaatan dunia internet, setiap perusahaan pasti membutuhkan sebuah server yang mampu mengontrol akses client ke sebuah jaringan. Sehingga, perusahaan mampu mengelola data maupun informasi dalam jumlah besar dengan mudah dan cepat.

Nah, pada kesempatan kali ini, Caraguna kan mengulas tentang apa itu pengertian dari server, kemudian apa saja sih jenis-jenis server yang cocok untuk kebutuhan perusahaan. Untuk lebih jelasnya, baca terus artikel ini sampai tuntas.

Apa itu Server?

Server adalah sistem komputer yang mempunyai layanan khusus, yang pada umumnya berhubungan dengan penyimpanan data. Data yang tersimpan didalam server dapat berupa berbagai jenis dokumen dan informasi yang kompleks. Layanan tersebut bertujuan untuk memberikan kebutuhan bagi pihak client yang menyediakan akses informasi kepada pengguna atau user.

Server memiliki peran penting untuk mengirim dan menerima data dan informasi lebih cepat. Dalam bentuk fisiknya (physic), server merupakan jaringan komputer yang memiliki ukuran yang sangat besar, serta menampung komponen seperti processor dan RAM dengan kapasitas besar.

Selain itu, untuk menunjang kinerja komputer server, dibutuhkan sebuah sistem operasi yang didesain khusus. Windows server, Noverl Netware, MacOs Server, dan Ubuntu Server merupakan beberapa contoh sistem operasi server yang biasanya digunakan dalam sebuah jaringan.

Lalu, apa saja jenis-jenis server itu sendiri?

Baca juga :  [JAVA] Pengertian, Sejarah, Kelebihan dan Kekurangan Pemrograman Bahasa Java

Jenis – jenis Server

Penyimpanan data pada server biasanya dipakai untuk menyimpan dokumen informasi. Kemudian, data tersebuta akan digunakan untuk melakukan berbagai layanan. Misalnya menampilkan website, menerima/mengirim email, dan lainnya.

Nah, ternyata server tidak hanya satu jenis. Kamu dapat menggunakan salah satu jenis server sesuai kebutuhan, mulai dari untuk email, DNS, hingga website.

1. Web Server

web server

Web server adalah sebuah jaringan komputer yang melayani khusus permintaan HTTP dan HTTPS. Web server menerima kode sedemikian rupa dari browser, lalu mengirimkannya kembali dalam bentuk laman web. Laman tersebut nantinya akan dikirim oleh web server dalam bentuk dokumen HTML, CSS dan Javascript.

Untuk bisa menampilkan halaman website, web server akan menerima dan memproses permintaan dari browser. Kemudian hasilnya akan dikirimkan kembali ke browser untuk ditampilkan.

Saat ini, web server tidak sekedar berperan mempublikasikan WWW saja. Namun juga terdapat berbagai perangkat keras yang sudah dapat diakses melalui HTTP dengan tujuan untuk meninjau manajemen pekerjaan, seperti printer, kamera, dan router web. Contoh dari web server itu sendiri antara lain Apache, Nginx, GWS, IIS, dan LiteSpeed Web Server.

2. Database Server

Database server adalah jaringan komputer yang memberikan layanan berupa pengelolaan basisdata serta menerima permintaan client untuk mengakses data pada server. Database juga terdiri dari empat jenis, yaitu flat file database, relation database, object database, dan relational-object database.

Fungsi dari database server sendiri adalah memberikan pengguna berupa layanan big data yang teratur sehingga mudah untuk melakukan pencairan. Lembaga besar banyak yang menggunakan layanan server ini sebagai penyimpanan berbagai informasi sesuai kebutuhan. Server ini juga memberikan layanan akses suatu data oleh banyak orang dalam waktu bersamaan.

3. Mail Server

Mail server

Jenis selanjutnya adalah mail server, dimana memiliki peran untuk dapat melayani pengguna dalam bertukan pesan melalui perangkat elektronik yang berbeda. Mail server terbagi menjadi dua jenis, pertama adalah server surat masuk dan kedua adalah server surat keluar.

Baca juga :  7+ Tips Ampuh Memilih Flashdisk Yang Baik dan Berkualitas

Untuk surat masuk, terdiri dari POP3 (Post Office Protocol 3rd Version) dan IMAP (Internet Message Access Protocol). Fungsi dari POP3 adalah sebuah protocol pesan elektronik yang menyimpan pesan (baik terkirim atau diterima) pada penyimpanan local hard drive. Dan IMAP merupakan protokol yang menyimpan pesan dalam sebuah mail server.

4. Proxy Server

proxy server

Proxy Server adalah jenis aplikasi server yang menjalankan peran sebagai penengah untuk melayani request dari komputer client yang mencari sumber dari server lain. Beberapa fungsi dari proxy adalah mempercepat akses internet ke situs yang pernah dibuka oleh Client Server, mengatur bandwidth atau sinyal, memblokir situs-situs berbahaya, dan memfilter malware atau virus yang bisa masuk ke jaringan.

Ada setidaknya dua model dalam penggunaan aplikasi proxy server, yaitu nontransparent proxy dan transparent proxy. Nontransparent yaitu komputer client yang letak dan port server proxynya harus diatur pada browser secara manual. Sedangkan transparent proxy adalah keadaan saat permintaan protocol http dari client melalui proxy akan diarahkan pada port proxy server, sehingga client tidak perlu terhubung ke proxy server.

5. FTP Server

ftp server

FTP atau File Transfer Protocol adalah aplikasi server yang dapat digunakan untuk membuat koneksi remote ke sebuah server atau komputer.

Melalui FTP, kamu dapat dengan mudah mengirim dan mengakses file yang ada pada server tanpa harus menggunakan perangkat kabel dan server fisik. Saat ini, FTP banyak digunakan untuk melakukan pertukaran data antar serverk karena penggunaannya yang terlampau mudah dan cepat.

6. DHCP Server

DHCP Server

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk memudahkan penyebaran alamat IP ke beberapa perangkat secara otomatis.

Baca juga :  Apa Itu Kubernetes? Mengapa Harus Menggunakan Kubernetes?

Tanpa DHCP, kamu harus melakukan konfigurasi secara manual pada setiap komputer untuk mendapatkan alamat IP yang berbeda.

Selain itu, aplikasi server DHCP juga mempunyai banyak fungsi lainnya seperti mencegah IP conflict, memperbarui alamat IP secara otomatis, dan masih banyak lagi.

7. File Server

File Server

Jaringan komputer yang bertugas memberikan akses lokasi disk dalam bentuk foto, video, audio, dokumen, database, dan sebagainya adalah file server. Penciptanya memang bertujuan untuk membantu pengguna dalam menyimpan atau mengambil data melalui workstation.

File server adalah bagian terpenting dalam sebuah jaringan komputer. Karena, keberadaannya akan membuat sistem pengontrolan informasi dan komunikasi antar komponen pada jaringan bisa berjalan lebih lancar. Melalui server ini pula client dapat melakukan upload atau download data, manajemen file dan lainnya dalam server.

8. Game Server

Game server

Game server merupakan server yang dibuat secara khusus untuk penggemar game. Tujuannya adalah untuk memberi sensasi permainan yang lebih menarik dan berbasis multiplayer online. Dengan adanya server ini, munculnya gangguan lag atau lainnya bisa dihindari.

Ada dua macam game server dan salah satunya adalah game server eksternal, dimana sistem penyimpanan data disediakan oleh pengembang game. Sedangkan yang kedua, game server internal berupa sistem penyimpanan data yang berada dalam komputer milik pengguna.

Server memiliki beberapa manfaat yang perlu kamu ketahui, untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi Manfaat Server.

Apakah Artikel Diatas Bermanfaat?

Kasih rating dong kak 😀

Average rating / 5. Jumlah vote:

Masih belum ada yang rate nih!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Caraguna

Gudang Teknologi Informasi

Friday, Sep 24, 2021