Firebase caraguna

Halo teman-teman, apa kabar? pada kesempatan kali ini caraguna akan membahas mengenai apa itu firebase dan apa saja ya fitur-fitur yang bisa kita dapatkan dari firebase ini?

Oke langsung saja,

Firebase pertama kali didirikan oleh James Tamplin pada tahun 2011 yang bernama Evolve. Evolve itu sendiri merupakan sebuah startup yang mengembangkan aplikasi yang saling terintegrasi. Produk pertama kali yang di kembangkan adalah Realtime Database. Dimana developer dapat menyimpan dan melakukan sinkronisasi data ke banyak user.

Pada tahun 2014, perusahaan ini diakuisisi oleh google dan sampai saat ini berbagai fitur terus dikembangkan.

Apa itu firebase?

Menurut google, firebase adalah sebuah database yang digunakan secara realtime dan merupakan cloud-host database. Bahkan data yang di hasilkan dari firebase ini berupa JSON yang nantinya terhubung ke komputer kita.

Dengan firebase, anda dapat membangun aplikasi berbasis iOS, Android, maupun Javascript SDKs. Kalian akan mendapatkan update data otomatis terbaru secara realtime atau langsung.

Sekarang ini firebase sudah banyak digunakan, karena banyak fitur menarik yang disediakan untuk memudahkan kita dalam membuat mobile apps.

Dengan firebase, apps developer bisa fokus mengembangkan aplikasi tanpa harus bersusah payah dalam urusan backend.

Berikut beberapa fitur menarik dari Firebase

Berikut ini beberapa layanan atau fitur dari firebase yang memiliki berbagai fungsi untuk memudahkan kita sebagai seorang developer aplikasi mobile. Fitur tersebut antara lain :

1. Analytics

Analytics itu sendiri merupakan sebuah fitur utama yang diberikan secara gratis dimana kita dapat mengamati tingkah laku dari pengguna dalam menggunakan aplikasi. Serta menilai atribusi dalam satu dasboard.

Baca juga :  10 Kelebihan Framework Ionic Untuk Mobile Apps Development

Selain itu, fitur ini merupakan salah satu dari fitur fari firebase yang digunakan untuk keperluan koleksi data dan reporting untuk aplikasi / iOS. Koleksi data yang dapat digunakan bervariasi, salah satunya yaitu kita dapat membuat report untuk pengguna aplikasi di negara Indonesia saja. Atau bahkan di masing-masing negara saja.

Yang menarik dari fitur ini yaitu, kita bisa membuat segmentasi user berdasarkan user attribute, yang merupakan parameter yang bisa kita gunakan untuk filter reporting dan notifikasi.

2. Grow

Layanan grow ini merupakan layanan ketika profuk kita sudah selesai di publikasikan.

Seperti notification untuk memungkinkan user memperoleh notifikasi, remote config yang akan saya jelaskan dibawah, app indexing yaitu memberikan trafik pencarian mesin telusur google, Dynamic links untuk mart URL yang secara dinamis merubah tingkah lalu untuk memberikan pengalaman saat berbeda platform, dan masih banyak lagi.

3. Cloud messaging and notifications

Firebase Cloud Messaging (FCM) adalah sebuah layanan yang diberikan oleh firebase yang dapat memberikan push notification dan membuat komunikasi dua arah antar device. Teknologi yang digunakan falam fitur ini yaitu :

  • XMPP (Extensible Messaging and Presence Protokol)
  • HTTP (Hypertext Transfer Protocol)

Untuk menggunakan XMPP kita harus membangun XMPP terlebih dahulu, namun untuk HTTP kita bisa menggunakan console yang disediakan oleh firebase.

Selain itu, kita juga bisa mengatur push notification yang ingin kita kirim.

4. Firebase Remote Config

Firebase Remote Config adalah sebuah fitur yang memberikan kita akses untuk melakukan perubahan konfigurasi dalam aplikasi kita nanti tanpa melakukan update aplikasi di playstore.

Cara kerjanya adalah aplikasi terlebih dahulu menyimpan file XML yang berisi parameter yang nilainya akan bisa diubah melalui console Firebase. Kemudian objek firebase di aplikasi akan melakukan request data dari server, kemudian mengambil data-data tersebut. Tapi hati-hati karena Google memberikan catatan bahwa kita tidak boleh menggunakan Remote Config untuk melakukan perubahan yang penting,

Baca juga :  Mau Jadi Freelancer? Kenali Pengertian, Syarat, dan Contoh Kerjanya

5. Crash Reporting

Crash reporting merupakan sebuah layanan untuk keperluan merekam setiap exception yang terjadipad aplikasi. Bahkan report crash yang diberikan lumayan detail. Crash itu sendiri dibagi menjadi dua bagian, yaitu :

  • Non fatal exception, untuk exception yang tidak berdampak fatal,
  • Fatal exception untuk exception yang fatal (aplikasi crash)

6. Realtime Database

Fitur Real Time memungkinkan aplikasi yang kita kembangkan bisa diakses secara langsung oleh pengguna. Bahkan hebatnya lagi aplikasi jadi bisa menyimpan data secara lokal ketika tidak ada akses internet, kemudian melakukan syncdata segera setelah mendapatkan akses internet. 

Contoh penggunaannya terdapat pada aplikasi seperti WhatsAppLine. Ketika teman kita mengirimkan pesan, pada saat itu juga kita mendapat notifikasi dan pesan. Secara umum, jika ada input data, maka outputnya akan langsung muncul dihadapan kita.

Itulah penjelasan lengkap mengenai apa itu firebase. Semoga dapat bermanfaat 😉

Apakah Artikel Diatas Bermanfaat?

Kasih rating dong kak 😀

Average rating 5 / 5. Jumlah vote: 1

Masih belum ada yang rate nih!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Caraguna

Gudang Teknologi Informasi

Friday, Oct 22, 2021